Hijab tidak hanya kain di kepala namun kain sempurna yang menutupi dada, hiasannya, dan pakaiannya. Penting juga menjaga hijab bagi hati dan lisan meskipun ini menjali lebih berat.
Niat atas nama Allah berarti menunjukan rasa cintanya kepada Allah. “Cinta itu tingkatannya ada enam, yakni Allah, Rasulullah, orangtua atau suami atau istri bagi yang sudah menikah, muslim muslimah, sesama manusia, dan terakhir dunia seperti harta atau popularitas. Maka penting untuk memperbaiki niat.

Menyatakan setiap wanita terlahir dalam keadaan cantik. Jika seseorang fokus pada kecantikan sesuai standar orang lain maka akan mengalami kesulitan bahkan kerugian.
Hal tersebut sesuai dengan firman Allah, “Sesungguhnya Kami telah menciptakan manusia dalam bentuk yang sebaik-baiknya.” (QS. At-Tin: 4)

kecantikan dalam beberapa macam, yaitu cantik dengan mencintai dan dicintai Allah, cantik sebagai muslimah yang cerdas dan berprestasi, cantik yang memperhatikan kebersihan dan kesehatan tubuh, serta cantik dalam ketawaduan hijab. Cara menjadi pribadi yang berilmu berdasarkan ajaran Imam Syafi’i yakni dengan banyak membaca, menulis, berdiskusi dan mengajar. Selain itu butuh modal semangat, kesabaran, waktu, dan bimbingan guru. “Salah satu pembeda utama kecantikan sejati seorang muslimah dibandingkan dengan kecantikan perempuan pada umumnya adalah kecantikan yang muncul dari ketawadu’an hijab yang ia kenakan

Hijab berasal dari kata hajaban yang artinya menutupi. Sedangkan jilbab berarti selendang atau pakaian lebar yang dipakai wanita untuk menutupi kepala, dada dan bagian belakang tubuhnya. Dan khimar atau kerudung adalah apa yang dapat menutupi kepala, leher dan dada tanpa menutupi muka. Allah berfirman dalam QS. Al-Ahzab ayat 59 yang artinya, “Hendaklah mereka mengulurkan jilbabnya ke seluruh tubuh mereka, yang demikian itu supaya mereka lebih mudah untuk dikenal, karena itu mereka tidak di ganggu. Dan Allah adalah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.

Bersyukurlah akan apa pun pemberian Allah. Sayangilah dirimu, menjadi bahagia dengan apa yang ada pada dirimu dan tidak sibuk membandingkan diri dengan apa yang dimiliki oleh orang lain. Ibadah maksimal dan hati tenang adalah kunci kecantikan sejati seorang muslimah.