(Ibu Defi Afrika, S.Pd)

Sesungguhnya wanita muslimah memiliki kedudukan yang tinggi dalam Islam dan berpengaruh yang besar dalam kehidupan setiap muslim.

Kesesatan dan penyimpangan umat tidaklah terjadi melainkan karena jauhnya mereka dari petunjuk allah dan dari ajaran yang dibawa oleh para nabi dan rasulnya.

Sesungguhnya telah dijelaskan di dalam Alquran betapa pentingnya peran wanita, baik sebagai ibu istri saudara perempuan maupun sebagai anak.

Peran wanita dikatakan penting karena banyak beban-beban berat yang harus dihadapinya, bahkan beban-beban yang semestinya dipikul oleh pria. Kedudukan ibu terhadap anak-anaknya lebih didahulukan daripada kedudukan ayah. Ini disebutkan dalam firman Allah “Dan kami perintahkan kepada manusia (agar berbuat baik) kepada ibu bapaknya, ibunya telah mengandungnya dalam keadaan lemah yang bertambah-tambah, dan menyapihnya dalam dua tahun. Bersyukurlah kepada-Ku dan kepada dua orang ibu bapakmu. Hanya kepada-Ku lah kamu akan kembali”. (QS. Luqman : 14)

Hendaknya besarnya bakti kita kepada Ibu 3 kali lipat bakti kita kepada ayah kemudian kedudukan istri dan pengaruhnya terhadap ketenangan jiwa seorang suami telah dijelaskan dalam alquran.

Kita bisa melihat teladan yang baik dalam masalah ini dari Khadijah, istri Rasulullah yang telah memberikan andil besar dalam menenangkan rasa takut Rasulullah ketika beliau didatangi malaikat Jibril membawa wahyu yang pertama kalinya di gua Hira.

Tidak diragukan bahwa rumah yang penuh dengan rasa cinta, kasih dan sayang serta pendidikan islami akan berpengaruh terhadap kehidupan seseorang. Dengan izin Allah seseorang yang hidup dalam lingkungan rumah seperti itu akan senantiasa mendapatkan Taufik dari Allah dalam setiap urusannya, sukses dalam pekerjaan yang ditempuhnya baik dalam menuntut ilmu perdagangan, pertanian atau pekerjaan-pekerjaan lainnya.

Rasulullah juga memberi semangat kepada mereka yang menafkahi, melindungi, merawat dua anak perempuan dalam naungannya hal ini Rasulullah jelaskan agar tak ada lagi orang tua yang malu memiliki anak perempuan.
Salah satu cara Islam menjaga wanita adalah dengan memerintahkan kaum hawa untuk menutup auratnya dengan sempurna dalam sebuah Firman-Nya yang panjang Allah memerintahkan kaum hawa untuk menutupi auratnya yang termaktub dalam surat An-Nur ayat 31.

Islam mengatur dengan jelas bagaimana seharusnya seorang wanita bersikap sebagaimana yang Rasulullah jelaskan dalam hadits :

  1. Larangan wanita menggunakan baju yang ketat sesuai yang dijelaskan dalam QS. Al Ahzab : 59
  2. Larangan wanita berbicara lemah lembut di hadapan lelaki yang bukan mahramnya sesuai yang dijelaskan dalam QS. Al Ahzab : 32

Masih banyak dalil yang berasal dari Alquran dan hadis yang mengatur dan mengajarkan bagaimana seharusnya seorang wanita kita bersikap dengan adanya larangan dan perintah terhadap seorang wanita Islam tidak bermaksud mengekang serta membatasi ruang gerak dan ekspresi kaum hawa justru dengan berbagai aturan dan larangan tersebut Islam melindungi wanita dari hal-hal yang sangat melecehkan dan merendahkan martabat kaum hawa.
Jadikanlah Alquran dan hadis sebagai pedoman dalam menjalani hidupmu keduanya telah mengatur dengan sangat baik bagaimana seharusnya seorang wanita bersikap.